Comparison of exergy value active desalination system without solar colector and with addition solar collector

  • Winfrontstein Naibaho Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Jandri Fan HT Saragi Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Tambos Sianturi Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Togar Naibaho Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar

Abstract

Air merupakan sumber daya alam yang sangat penting bagi kehidupan. Air dapat diperoleh dari darat, mata air, danau, air laut dan sungai. Untuk mengolah air dan membuat air penguapan kita memiliki matahari. Dengan matahari kita memiliki energi potensial. Energi matahari Indonesia sangat banyak. Energi matahari yang melimpah di Indonesia untuk radiasi matahari dapat memberikan hasil dengan memanfaatkan energi untuk teknologi termal dan teknologi sel fotovoltaik. Air di darat dan laut harus menguap karena panas matahari. Penguapan berkumpul menjadi awan, kemudian mengembun dan pendinginan akan membentuk titik-titik air dan terjadi hujan. Proses itu membutuhkan energi. Metode eksergi adalah alternatif, teknik baru yang relatif berdasarkan konsep eksergi, yang secara longgar didefinisikan sebagai ukuran universal dari potensi kerja atau kualitas energi yang berbeda dalam kaitannya dengan lingkungan tertentu. Perbandingan eksergi desalinasi lereng ganda aktif dengan luas cekungan seluas 1.932 m2 dengan permukaan kaca 1 m2 dengan ketebalan kaca 3 mm. Ketinggian air dari dasar 20 mm dan dengan kolektor surya ukuran area 1m2 lebar 500mm2 diuji selama 8 hari pada bulan Agustus 2018 mulai pukul 8:00 sampai 18:00. Perbandingan nilai eksergi dari perhitungan desalinasi aktif tanpa kolektor surya dan dengan kolektor surya nilai eksergi tertinggi pada pengujian hari pertama pukul 11.00 adalah 101.827 dan dengan kolektor surya 12.00 adalah 225.238 kWh, nilai eksergi tertinggi pada pengujian hari kedua pukul 16.00 adalah 7.930 dan 17.00 WIB adalah 52.332 kWh, nilai eksergi tertinggi pada pukul 12.00 adalah 67.134 dan pukul 13.00 WIB sebesar 13.680 kWh, nilai eksergi tertinggi pada hari keempat pada pukul 13.00 sebesar 172.618 dan pukul 11.00 WIB sebesar 6.734 kWh, nilai eksergi tertinggi pada pengujian hari kelima pada pukul 13.00 sebesar 182.208 dan pukul 12.00 WIB pada 22.218 kWh.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2021-09-14
How to Cite
NAIBAHO, Winfrontstein et al. Comparison of exergy value active desalination system without solar colector and with addition solar collector. Jurnal Teknik Mesin Indonesia, [S.l.], v. 16, n. 2, p. 65-68, sep. 2021. ISSN 2597-7563. Available at: <http://jurnal.bkstm.org/index.php/jtmi/article/view/245>. Date accessed: 25 jan. 2022. doi: https://doi.org/10.36289/jtmi.v16i2.245.
Section
Mechanical Engineering