Pengaruh kekasaran permukaan terhadap ketahanan korosi stainless steel 444 dalam cairan saliva buatan

  • Aldinor Setiawan Universitas Diponegoro
  • Agus Suprihanto Universitas Diponegoro
  • Sulistyo Sulistyo Universitas Diponegoro

Abstract

Stainless steel 444 merupakan tipe feritik yang digunakan sebagai material selubung magnet pada dental magnetic attachment. Seiring pemakaian, permukaannya mengalami gesekan yang menyebabkan kekasaran permukaan berubah. Kajian ini mempelajari pengaruh kekasaran permukaan terhadap ketahanan korosinya. Spesimen dengan variasi kekasaran permukaan Ra 0,146, 0,196 dan 0,624 telah berhasil diuji ketahanan korosinya dalam larutan saliva buatan. Pengujian korosi menggunakan metode weight loss dan polarisasi. Hasil uji mendapatkan kekasaran permukaan Ra 0,146 laju korosinya 0,00022 mm/y, sedang kekasaran permukaan 0,624 laju korosinya 0,00057 mm/y. Hasil ini menunjukkan bahwa ketahanan korosi semakin menurun seiring permukaan spesimen semakin kasar.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2021-09-15
How to Cite
SETIAWAN, Aldinor; SUPRIHANTO, Agus; SULISTYO, Sulistyo. Pengaruh kekasaran permukaan terhadap ketahanan korosi stainless steel 444 dalam cairan saliva buatan. Jurnal Teknik Mesin Indonesia, [S.l.], v. 16, n. 2, p. 92-96, sep. 2021. ISSN 2597-7563. Available at: <http://jurnal.bkstm.org/index.php/jtmi/article/view/254>. Date accessed: 25 jan. 2022. doi: https://doi.org/10.36289/jtmi.v16i2.254.
Section
Mechanical Engineering